Rossi Masih Merasa Nyeri Saat Beraksi

0 komentar
Reuters

Misano - Kondisi bahu Valentino Rossi ternyata masih merisaukan. Saat melakukan ujicoba dengan motor Superbike Ducati 1198 di Misano, Rossi mengaku dihinggapi rasa nyeri yang cukup mengganggu.

Setelah genap 73 hari mendapatkan operasi di bahu kanannya, Rossi sudah kembali beraksi di atas motor untuk melakukan tes guna menelaah kondisi cederanya tersebut.

Hasil tes yang dilakukan Rabu (26/1/2011) waktu setempat tersebut ternyata tidak sepositif yang diharapkan karena Rossi masih merasakan nyeri, sesuatu yang sebenarnya sudah diprediksi olehnya.

"Lintasannya sedikit banyak mengonfirmasi apa yang kami duga: bahu masih sakit, terutama saat mengerem. Bagian depannya, di mana mereka menjahit otot tendonnya, terasa nyeri," aku Rossi di Autosport.

"Pergerakannya cukup stabil dan daya tahan juga tidak buruk, tapi selain itu rasanya masih sakit sekali dan belum terlalu kuat," lanjut rider baru Ducati itu.

Kondisi ini jelas cukup merisaukan mengingat MotoGP akan mulai menjalani ujicoba resmi di Malaysia pada awal bulan Februari mendatang. "Mari berharap dalam beberapa hari ke depan kondisi ini sudah lebih baik sebelum tes di Malaysia."

"Saat kami sudah berada di sana, kami akan mulai mengerjakan perihal posisi saat menunggangi motor agar bisa memaksimalkan situasi dan mengumpulkan informasi penting dengan Desmosedici, kendati aku tidak dalam performa terbaik," papar Rossi.


sumber detik.com
Read more...

Petir-Petir Buatan Yang Menakjubkan

0 komentar

Memang ada=ada aja kerjaan ilmuwan-ilmuwan ini. Mereka menciptakan sebuah alat simulasi yang menghasilkan efek listrik seperti petir menyambar. Bahkan salah satu dari mereka senagaja dijaadikan obyek untuk disambar oleh listrik tersebut. Kalau sudah begini bisa disebut kreatif atau gila yaa ?!?!?



Read more...

Pertolongan Pertama Jika Sendal Jepit Putus

0 komentar
Pernah ga, pas lagi asik jalan-jalan pake sendal jepit, lalu tiba-tiba sendal jepit kita putus kaya gambar di bawah ini?
Lagi pas enak jalan-jalan, eh taunya malah putus tu sendal. Lalu di sekeliling kamu ga ada warung, yang ada cuma tukang minuman di pinggir jalan. Coba deh pake trik ini. Minta sama tu tukang minuman 1 sedotan buat benrin sementara sendal yang putus tadi. Berikut ini cara-caranya :

1. Pilih sedotan yang sewarna dengan sendal jepit. Kalau misalnya ga ada, ya udah terpaksa beda warna, namanya jg darurat. . .


 
2. Lipat sedotan

 
3. kemudian ikatkan sehingga membentuk simpul seperti ini

4. Jika ada gunting, boleh ditambah optional ini.. gunting sedotan lain, seukuran jepitan sendal.. (ilustrasi menggunakan sedotan warna lain, supaya terlihat jelas, nanti prakteknya sih pake warna yang sama ya, supaya ga kliatan belang.. hehe..)
kemudian masukkan potongan sedotan melewati sedotan yang uda disimpul

5. Nah setelah itu, masukkan sedotan tadi melewati lubang sendal jepit

6. Setelah itu, sedotan dibentuk seperti gambar di bawah ini.. caranya seperti mengikat biasa, nanti jadinya berbentuk kaya gini..

7. Selesai, sendal jepit sekarang bisa digunakan..
 
Sumber :
Fery Genius H. Simarmata / www.kaskus.us
Read more...

5 Alasan Komputer Wajib di Shut Down Setelah Selesai Menggunakannya

0 komentar
Setiap kali kita menggunakan komputer, setelah selesai kita waijb melakukan proses shutdown. namun, biasanya beberapa user kadang suka males menunggu proses shutdown yang agak lama, jadi langsung saja matiin dari tombol power atau dari stop kontaknya.
 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj262chNjXuvBdDB9qqXlCDNBvbp6J_nVu5ix8urPZYBW1-nsst9hiMS7rv5gZ4Mzv87WjmUd9CZ9Kc4FZ1NbxHkFcYPDPrJQUqu2Dg_Bicg-muwsv-_-VW0eXx6-TnUXOvg3IELNCgg-Ng/s320/komputer-unikboss.jpg

Nah bagi yang pernah melakukannya disarankan untuk baca pembahasan ini. Bila kita terlalu sering mematikan komputer dengan cara mematikan hubungan listrik ke komputer tanpa melakukan proses Shutdown, ada beberapa kendala yang akan terjadi :
 
1. Pada saat proses Shutdown komputer akan meregistrasi ulang komponen komputer yang terpakai (digunakan) dan software serta data yang dipakai atau yang di delete.

Kalau kita mematikan komputer secara langsung, maka komponen atau software serta data yang digunakan tidak dapat disimpan kedalam registri, sehingga bila terjadi masalah pada komputer maka komputer tidak dapat menjalankan system recovery berdasarkan tanggal atau waktu yang di tetapkan.
 
2. Pada saat proses Shutdown, processor memberikan perintah kepada bios untuk menghentikan segala pekerjaan-pekerjaan komponen peralatan, sehingga arus atau daya yang terpakai diputus secara normal.

Tapi kalau kita mematikan langsung maka komponen komputer secara mendadak mati tanpa pemutusan arus secara normal sehingga lama kelamaan akan menimbulkan kerusakan pada komponen komputer.
 
3. Pada saat proses Shutdown fan komputer akan bekerja dua kali lebih cepat untuk proses pendinginan processor, kalau kita mematikan komputer secara langsung, maka pendinginan processor tidak bekerja secara normal maka lama-kelamaan processor bisa rusak.
 
4. Pada saat proses Shutdown system memory akan dikosongkan, sehingga pada saat komputer dipakai lagi maka memory sudah benar-benar dalam keadaan refresh, kalau kita mematikan komputer secara langsung maka besar kemungkinan memory bisa rusak.
 
5. Pada saat proses Shutdown hard disk bekerja untuk menyimpan data yang diperintahkan processor serta menyalin data komponen serta software kedalam registrasi komputer, kemudian head hard disk akan kembali ke posisi awal (ke posisi tidak membaca hard disk).

Kalau kita mematikan komputer secara langsung maka selain data komponen dan software tidak tersimpan pada registry, juga posisi head hard disk berada di tengah-tengah silinder hard disk, sehingga pada saat dihidupkan kembali komputer dapat merusak silinder hard disk sehingga terjadi Bad sector hard disk, lama kelamaan akan menyebabkan hard disk rusak.
 
Itulah sebabnya mengapa pada saat proses Shutdown komputer lama untuk mati. Oleh sebab itu hendaknya jika mematikan komputer harus melakukan proses Shutdown terlebih dahulu, bila kita tidak ingin ada masalah kerusakan pada system komputer, baik software maupun hardware nya.

Sumber :
unikboss.blogspot.com
Read more...

5 Makhluk Bumi yang Mungkin Mampu Hidup di Luar Angkasa

0 komentar
Pasti ada pertanyaan di dalam benak kita, "Apakah ada makhluk hidup di bumi ini yang mampu tinggal dan bertahan hidup di planet lain?" Jika kita berbicara soal manusia, mungkin tidak. Tetapi kalau makhluk yang lainnya mungkin saja. Lima makhluk bumi di bawah ini mungkin bisa untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Untuk bertahan hidup, manusia selalu membutuhkan unsur-unsur pendukung kehidupan, seperti salah satu yang krusial, yaitu Oksigen. Namun, beberapa makhluk hidup yang ada di bumi ini ternyata memiliki karakteristik yang cukup unik dan ini memungkinkan mereka untuk hidup pada kondisi ekstrim di luar angkasa sana.

1. Cacing Yang Hidup di Es Metana

Jika melihat bentuknya, mungkin kita akan teringat dengan salah satu makhluk dalam film Alien. Namun, makhluk yang terlihat cukup mengerikan ini sebenarnya adalah makhluk bumi.

Makhluk ini sesungguhnya adalah seekor cacing yang hidup di lempengan es Metana, yang terdorong ke permukaan dari dasar laut di dekat pantai Mexico. Es Metana adalah sebuah gas Hidrat yang terbentuk secara alami pada tekanan tinggi dan temperatur rendah di dasar laut yang dalam.

Menurut para ahli dari Pennsylvania State University, penemuan cacing ini telah membangkitkan berbagai spekulasi mengenai kehidupan di luar angkasa.

Erin McMullin, salah satu peneliti yang turut menemukan cacing tersebut, berkata, "Sangat menyenangkan ketika kita sibuk berspekulasi mengenai kehidupan di planet lain, kita malah terus menemukan bentuk kehidupan baru yang sepertinya bukan berasal dari planet Bumi."

Lalu, jika kita memberikan sebuah tempat baru baginya di angkasa luar, dimanakah tempat yang cocok baginya? Jawabannya adalah Titan, salah satu bulan Saturnus.

Titan, terdapat lautan Metana yang berlapis-lapis. Jika kita menaruh cacing ini di Titan, ada kemungkinan ia dapat bertahan hidup dengan mendiami lapisan es tersebut.

2. Makhluk Yang Mampu Hidup Pada Ruang Hampa

Setelah melihat foto di bawah ini, mungkin kebanyakan dari kamu akan segera teringat dengan kata "beruang". Tidak salah memang, tetapi makhluk lucu ini bukan seekor beruang, ia bernama "Tardigrade". Karena kemiripannya dengan beruang, ia juga sering disebut dengan nama Beruang air.
Berbeda dengan beruang darat yang bertubuh besar, makhluk ini hanya memiliki panjang sekitar setengah milimeter. Ini membuatnya tidak terlihat oleh mata telanjang.
Tapi ingat, jangan kamu menilainya hanya dari sekedar ukurannya saja. Makhluk mikro ini termasuk salah satu makhluk hidup yang paling tangguh di muka Bumi ini.
Ia memiliki kemampuan lebih, yaitu bisa masuk ke dalam kondisi diam sempurna yang disebut "TUN". Dalam kondisi tersebut, makhluk ini bisa bertahan terhadap fluktuasi temperatur, bahkan yang paling ekstrim sekalipun.
Pada tahun 2008, beberapa ekor Tardigrade ikut dikirim ke luar angkasa, dan terbukti kalau mereka bahkan bisa bertahan di dalam ruang hampa udara. Jadi, jika kita melepasnya ke ruang angkasa, ada kemungkinan kalau makhluk ini bisa mengarunginya hingga menemukan tempat berdiam yang cocok baginya.

3. Cacing Raksasa Pemakan Belerang

Makhluk ini hidup di tepi gunung api super panas jauh di dasar lautan. Dan ia memakan belerang yang dibawa oleh bakteri lokal.

Cacing raksasa ini bisa bertumbuh hingga sepanjang 2,1 meter dan bisa hidup 5 mil di bawah permukaan laut dalam kondisi tekanan yang ekstrim. Tubuh mereka didominasi oleh warna merah. Ini karena banyaknya nadi yang berisi darah di dalamnya.
Yang menarik dari cacing ini adalah kemampuannya bertahan terhadap panas yang ekstrim dan masih tetap bisa menerima kebutuhan hidup yang cukup.

Dimanakah tempat yang cocok baginya di luar angkasa? Makhluk ini mungkin bisa hidup di Venus, dimana terdapat sumber belerang yang luar biasa banyak disana.

4. Mikroba Antartika Pemakan Besi

Darah mengalir deras di Antartika. Apakah ada pembantaian hewan besar-besaran yang sedang berlangsung disana? Ternyata tidak! Unsur berwarna merah itu ternyata mikroba yang berdiam di dalam kumpulan air yang terjebak di bawah lapisan es.

Menurut majalah Nature, "Cairan ini telah terjebak di dalam glasier selama paling tidak 1,5 juta tahun lamanya. Di dalamnya, paling tidak terdapat 30 jenis bakteri yang masing-masingnya memiliki pergerakan kimia yang unik."

Menurut salah satu peneliti bernama Mikucki, mikroba ini menggunakan sulfat sebagai katalis dalam sebuah rantai reaksi yang kompleks dimana penerima elektron akhirnya adalah besi.
"Ini adalah contoh bagaimana sebuah ekosistem berhasil bertahan walaupun tertutupi oleh kegelapan dan es yang tebal. Life Finds a Way."

Dengan karakteristik ini, maka mikroba ini mungkin dapat hidup di Europa, salah satu bulan Jupiter yang memiliki lautan yang kaya akan zat besi di bawah lapisan esnya yang tebal.

5. Bakteri Yang Mampu Bertahan Dari Radiasi

D. Radiodurans adalah nama bakteri ini. Ia mampu bertahan dalam dosis radiasi seribu kali lebih kuat dibanding dosis yang dapat diterima manusia. Kemampuan ini didapatkannya karena sistem pemulihan DNA-nya yang unik.

Manusia yang menerima radiasi umumnya meninggal, karena partikel radioaktif tersebut menghancurkan DNA-nya. Akibatnya sistem regulasi di tubuh pun terhenti.
Namun, tidak dengan bakteri ini, secara menakjubkan ia mampu menyusun kembali DNA-nya yang telah hancur.

Salah satu masalah yang dihadapi ketika manusia mencoba untuk hidup di bulan atau Mars, adalah adanya radiasi yang cukup mematikan. Jika bakteri ini dilepas di angkasa, maka radiasi yang ada di sana tidak akan mampu mempengaruhi tubuhnya.

Jadi, jika suatu saat kita mungkin telah mampu menjelajahi angkasa luar beserta planet-planetnya, jangan heran kalau suatu hari kita bisa menemukan makhluk seperti ini di sana. Mungkin saja. Why not?

Sumber :
siradel.blogspot.com
Read more...
 
Kabar Agro © 2011 DheTemplate.com & Main Blogger. Supported by Makeityourring Diamond Engagement Rings